Haleluya,
Mengingat betapa pentingnya doa dalam kehidupan kita, maka kita akan kembali mengadakan Ibadah Doa Malam yang akan diadakan besok pada hari Jumat, 28 April 2018.
Ibadah akan dimulai pukul 21.00 sampai Pukul 02.00
Minggu, 22 April 2018
Minggu, 14 Februari 2016
JADUAL PELAYANAN IBADAH DOA MALAM
Jumat, 29 Januari 2016
Sessi 1
Pemimpin Pujian: Ibu Eva Susanti
Firman Tuhan: Bpk. Yoel Sumardi
Penyembahan: Ibu. Winarsih
Sessi 2
Pemimpin Pujian: Ibu. Rut Sarimah
Firman Tuhan : Pdt. Petrus Winarwato
Penyembahan : Ibu. Tuti
Penyedia Konsumsi: Rayon Bethlehem
Jumat, 26 Februari 2016
Tema: Kehidupan Yang Berkemenangan
Sessi 1
Pemimpin Pujian: Ibu. Darningsih
Firman Tuhan: Pdt. Yoseph Nugroho
Penyembahan:Sdr. Anang
Sessi 2
Pemimpin Pujian: Bpk. Yohanes Sarwadi
Firman Tuhan : Pdt. Agus Susanto
Penyembahan : Pdt. Yesaya Parmono
Penyedia Konsumsi:Rayon Yerusalem
LINK PENTING
Sessi 1
Pemimpin Pujian: Ibu Eva Susanti
Firman Tuhan: Bpk. Yoel Sumardi
Penyembahan: Ibu. Winarsih
Sessi 2
Pemimpin Pujian: Ibu. Rut Sarimah
Firman Tuhan : Pdt. Petrus Winarwato
Penyembahan : Ibu. Tuti
Penyedia Konsumsi: Rayon Bethlehem
Jumat, 26 Februari 2016
Tema: Kehidupan Yang Berkemenangan
Sessi 1
Pemimpin Pujian: Ibu. Darningsih
Firman Tuhan: Pdt. Yoseph Nugroho
Penyembahan:Sdr. Anang
Sessi 2
Pemimpin Pujian: Bpk. Yohanes Sarwadi
Firman Tuhan : Pdt. Agus Susanto
Penyembahan : Pdt. Yesaya Parmono
Penyedia Konsumsi:Rayon Yerusalem
LINK PENTING
Senin, 08 Juni 2015
“NAFIRI SION” CHOIR
GPdI GESING – KANDANGAN- TEMANGGUNG
GPdI GESING – KANDANGAN- TEMANGGUNG
“ Nafiri Sion” Choir adalah salah satu kelompok paduan suara di lingkungan Gereja Pantekosta di Indonesia Gesing- Kandangan- Temanggung. Paduan suara ini bermula dari kelompok paduan suara kulintang- angklung yang beranggotakan pemuda-remaja gereja. Seiring berjalannya waktu, karena para personil yang sudah tidak lagi berusia muda, maka sebutan koor pemuda-remaja, mulai ditanggalkan.

Pada tahun 2010, Oleh Bapak dan Ibu Gembala GPdI Gesing, kelompok paduan suara ini kemudian diberi nama Paduan Suara “ Nafiri Sion” atau “ Nafiri Sion” Choir. Sekalipun usia sudah tidak lagi muda, bahkan beberapa diantaranya sudah menjadi kakek dan nenek, tapi kelompok paduan suara ini tetap eksis untuk melayani Tuhan melalui suara-suara yang Tuhan berikan.
“ Nafiri Sion” Choir didirikan dengan Visi,” Menjadi pemuji dan
penyembah Tuhan dengan segenap hati dan kemampuan.
Adapun Misi dari “ Nafiri Sion” Choir adalah:
Adapun Misi dari “ Nafiri Sion” Choir adalah:
- Menyelenggarakan kegiatanlatihan rutin secara kontinu dan terencana.
- Turut serta dalam kegiatan rutin gereja dan pelayanan pujian ke gereja-gereja, serta mengisi acara-acara resmi pemerintahan, sebagai sarana mengembangkan kualitas pelayanan.
- Turut serta dalam berbagai kompetisi sebagai sarana mengukur kemampuan diri
- Melaksanakan konser interen dan eksteren.
Selasa, 29 April 2014
PE;AJARAN BERHARGA DARI KEHIDUPAN HANA
Ringkasan Khotbah, Kamis, 3 April 2014
Oleh: Pdt. H. Agus Susanto, S.Pd.K
Ayat Pokok:
" Lalu berdoalah Hana, katanya: Hatiku bersukaria, karena TUHAN tanduk kekuatanku ditinggikan oleh TUHAN; mulutku mencemoohkan musuhku, sebab aku bersukacita karena pertolonganMu
Tidak ada yang kudus seperti TUHAN. Sebab tidak ada yang lain kecuali Engkau dan tidak ada gunung batu seperti Allah kita.
( 1 Samuel 2:1-2)
Pendahuluan
Dalam bulan April ada hari yang sangat dinanti oleh para kaum perempuan yaitu HARI KARTINI. Hari Kartini, 21 April setiap tahun diperingati karena dianggap bahwa Tokoh Kartini ini sangat berjasa dalam memperjuangkan persamaan derajat antara kaum perempuan dan pria.
Jauh sebelum dunia mengenal geakkan emaansipasi, Tuhan sebenarnya sudah melakukan hal ini. Dimata Tuhan, pria dan wanita sama-sama berharga. Alkitab sudah melaporkan nama-nama kaum perempuan yang dipakai Tuhan luar biasa. Ada yang sebagai nabiah, ratu, pedagang, penjahit, dll.
Salah satu tokoh perempuan yang perlu kita teladani adalah Hana. Mari kita akan pelajari bersama-sama. Tokoh Hana yang akan kita bahas adalah Hana Ibu Samuel.
Siapakah Hana
Ia adalah istri kedua dari Elkana. Ia tidak memilik anak atau mandul. Karena kemandulannya ia merasakan tekanan yang amat berat, baik dari masyarakat, terlebih dari Penina, madunya. Namun demikian, ditengah ketidak berdayaan dan tantangan, ia terus berusaha dengan berdoa. Ia menyerahkan persoalan yang dihadapinya kepada Tuhan. Dan akhirnya Tuhan menjawab kerinduan hatinya dengan menganugerahkan Samuel sebagai jawaban doanya.
Pelajaran Berharga Dari Kehidupan Hana.
Mari kita akan pelajari bersama bagaimana dan apa saja pelajaran berharga dari kehidupan Hana.
Pertama: Hana seorang yang pantang menyerah, walau yang lain sudah menyerah
( 1 Sam 1:1-3).
Hana hidup pada jaman Israel mengalami kesuaman rohani. Pada masa hidupnya, banyak orang Isael yang tidak lagi mempedulikan Tuhan. Mereka berbuat sesuka hatinya. Bahkan para iman, tidak dapat lagi diteladani. Namun demikian, Hana tidak pernah menyerah. Ia terus berusaha dekat dengan Tuhan. Ia terus mengandalkan Tuhan. Ia tidak menyerah sekalipun yang lain sudah menyerah.
Mari kita belajar dai kehidupan Hana ini. Para perempuan, sekalipun mungkin Tuhan ijinkan kita alami tantangan dalam pelayanan dan kehidupan, jangan menyerah. Tetap berdoa dan andalkan Tuhan, nantikan dengan setia, sampai Tuhan menyatakan pertolongan-Nya
Kedua: Hana selalu mengingat Allah, dikala ada masalah maupun tidak ada masalah ( 1 Sam 1:12-15, 1 Sam 2:1-10).
Apakah yang dilakukan Hana menghadapi masalah besar dalam hidupnya? ( 1 Sam 1:12-15)
a. Ia datang dan berdoa kepada Tuhan
b. Ia mencurahkan isi hatinya kepada Tuhan
Hana berdoa dengan jujur dan sungguh-sungguh kepada Tuhan.
Ia mengungkapkan rasa sakitnya yang terdalam
Dalam bedoa ia sangat konsentrasi sehingga tidak menyadari situasi sekelilingnya
Pada saat berdoa, ia bernazar kepada Tuhan.
Bagaimana sikap Hana setelah berdoa?
Mukanya tidak muram lagi.
Aplikasi bagi kehidupan kita:
Meskipun kadangkala doa kita tidak langsung dijawab oleh Tuhan, secepatnya setelah kita berdoa, sebagai anak-anak Tuhan, mari kita tetap tunjukan sukacita dan bahagia, bila kita sudah berdoa, menyerahkan masalah kita kepada Tuhan.
Doa membuat kita berubah.
Apakah hasil doa Hanna?
Tuhan membuat Hana mengandung dan melahirkan seorang putra yang benama Samuel.
Apa yang Hana lakukan setelah doanya dijawab Tuhan?
Hana menaikkan doa dan ucapan syukur kepada Tuhan.
Jadi Hana tidak hanya berdoa saat ada masalah. Ketika tidak ada masalah, iapun tetap setia berdoa kepada Alla. Bukankah ini satu teladan yang indah?
Ketiga, Hana bukan hanya berani meminta, tetapi juga berani memberi yang terbaik (1 Sam 1:21-28)
Sebagaimana nazar Hana kepada Tuhan, maka setelah Samuel " disapih", ia menyerahkan anaknya kepada Tuhan.
Apa pelajaran berharga yang kita dapatkan dari kisah Hana menyerahkan Samuel kepada Tuhan untuk dididik melalui imam Eli?
Kisah ini mengajarkan kepada kita untuk tidak hanya berani meminta, tetapi berani memberikan yang terbaik.
Kita harus memberikan hal yang paling berharga yang kita miliki kepada Tuhan, sebagaimana Hana memberikan anaknya kepada Tuhan.
Kita belajar bahwa kalau kita mau berkomitmen memberikan yang terbaik kepada Tuhan, maka Tuhann akan melipat gandakan berkat-Nya kepada Kita.
Hana mengandung dan melahirkan tiga orang anak laki-laki dan dua orang anak perempuan
Penutup
Mari kita meneladani kehidupan Hana yang tidak mudah menyerah, meski orang lain sudah menyerah. Selalu mengingat Allah dikala ada masalah maupun tidak ada masalah. Dan tidak hanya berani meminta, tetapi beani memberikan yang terbaik.
Amin
NOTULEN RAPAT
Hari/tgl: Minggu, 6 April 2014
Pukul : 11.45-14.00 WIB
Tempat : Aula Gereja
Pemimpin Rapat: Bapak Gembala
Peserta : 32 orang
Acara:
1. Pembukaan
2. Evaluasi
3. Usul dan Saran
4. Penutup
Risalah Pembicaraan
Acara 1
Pukul 11.45 WIB Bapak Gembala memberi sambutan sekaligus membuka rapat
Acara 2: Evaluasi
Ada beberapa evalusi yang disampaikan oleh peserta rapat
Pembacaan kesimpulan rapat
Pukul 14.00 WIB rapat ditutup dengan doa oleh Bapak Purwangsidi.
Gesing, 6 April 2014
Notulen
H.Agus Susanto, S.Pd.K
Pukul : 11.45-14.00 WIB
Tempat : Aula Gereja
Pemimpin Rapat: Bapak Gembala
Peserta : 32 orang
Acara:
1. Pembukaan
2. Evaluasi
3. Usul dan Saran
4. Penutup
Risalah Pembicaraan
Acara 1
Pukul 11.45 WIB Bapak Gembala memberi sambutan sekaligus membuka rapat
Acara 2: Evaluasi
Ada beberapa evalusi yang disampaikan oleh peserta rapat
- Pemimpin penyembahan Pra ibadah, boleh berdiri atau bertlutut di kursi.
- Singer juga diminta untuk aktif terlibat dari awal ibadah sampai akhir
- Para pelayan ibadah harap memperhatikan pakaian dengan tetap menjaga kesopanan berbuasana.
- Selama musim panen raya ( kopi), kegiatan rayon tetap berjalan dan tidak diliburkan
- Berkas-berkas pernikahan perlu diserahkan kepada Bapak Gembala dan sekretariat gereja untuk diadakan penelitian lebih lanjut sebelum masuk dalam konseling pra nikah
- Perlu mengadakan program baptisan rutin setiap tahun. Diputuskan setiap akhir Juni.
- Perlu penambahan personal Guru Sekolah Minggu, terutama Kelas Batita.
- Gereja perlu memiliki ruang sekerariat khusus
- Perlu komputerasi database keanggotaan jemaat
- Bapak dan Ibu Gembala diminta lebih banyak melayani firman dalam ibadah, baik Minggu maupun Kamis. Bapak gembala dan Ibu bersedia 4 kali dalam sebulan
- Pemain Musik, harap lebih memperhatikan jadual latihan dan pelayanan
- Gereja akan mengadakan KKR 2 hari yaitu hari Rabu dan Kamis, 23-24 Juli 2014 Pukul 18.00- selesai dengan Pembicara Bpk. Pdt. Ishak Tulus - Bekasi
- Majelis akan mengadakan Re-organisasi pada tanggal 1 Juli 2014. Diminta sekretaris gereja membuat undangan masing-masing 10 orang diluar majelis lama
- Gereja perlu memiliki rekening khusus atas namaGereja
- Gereja perlu membuka KAS PEMBANGUNAN
- Perlu menaikkan jasa untuk petugas kebersihan
Pembacaan kesimpulan rapat
Pukul 14.00 WIB rapat ditutup dengan doa oleh Bapak Purwangsidi.
Gesing, 6 April 2014
Notulen
H.Agus Susanto, S.Pd.K
Kamis, 28 Maret 2013
KRISTUS DOMBA PASKAH
KRISTUS DOMBA PASKAH
Oleh : Pdt. Paulus Joko Purwanto
Catatan Khotbah Ibadah Paskah
GPdI Gesing, Kamis, 28 Maret 2013
Yoh
19:30 ".... Sudah selesai ". Ini penyembelian yang terakhir. Seetelah
peristiwa ini, tidak ada lagi korban yang perlu dipersembahkan kepada
Tuhan. Pengorbanan Yesus adalah anugerah yang luar biasa. Karena
kasih-Nya kepada umat manusia, Tuhan Yesus rela memberikkan nyawa-Nya
untuk menjadi korban bagi kita
Ketika Yesus berkata " Sudah selesai" artiya, sudah selesai urusan segala dosa-dosa kita.
Untuk siapa Yesus menyerahkan nyawa-Nya?
Yoh 10:11- Gembala yang baik menyerahkan nayawanya bagi domba-domba-Nya
Matius 25:31-40- Kalau Tuhan sudah memberikan nyawa bagi kita, maka kita juga garus rela mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan.
Yoh 21:15-16 -Domba-domba harus dipelihara, karena didunia ini banyak srigala dan binatang-binatang buas.
Mazmur 23:1-6;Hidup dalam penggembalaan Tuhan tidak berarti bebas dari permasalaha. Terkadang, Tuhan membawa kita ke lembah-lembah kekelaman, tetapi janji Tuhan . bahwa Tuhan pasti menyediakan setiap kebutuhan-kebutuhan kita
Matius 25:31-40- Kalau Tuhan sudah memberikan nyawa bagi kita, maka kita juga garus rela mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan.
Yoh 21:15-16 -Domba-domba harus dipelihara, karena didunia ini banyak srigala dan binatang-binatang buas.
Mazmur 23:1-6;Hidup dalam penggembalaan Tuhan tidak berarti bebas dari permasalaha. Terkadang, Tuhan membawa kita ke lembah-lembah kekelaman, tetapi janji Tuhan . bahwa Tuhan pasti menyediakan setiap kebutuhan-kebutuhan kita
Selasa, 16 Desember 2008
TAAT-KUAT-BERKAT
Ringkasan Khotbah
Pdt. Gilbert Lumoindong, S.Th
Ayat Pokok:Ibrani 12:1-12
PENDAHULUAN
Hidup Kristen adalah sebuah perlombaan, setiap kita diwajibkan untuk menghadapinya (ay. 1). Karena itu, pandangan kita jangan tertuju kepada “mulut orang” atau juga jangan hanya tertuju kepada “berkat”, karena jika pandangan kita tertuju kepada hal-hal tersebut di atas, kita cenderung menjadi orang yang cepat kecewa dan menghalalkan segala sesuatu. Tuhan mau agar pandangan kita hanya tertuju kepada Yesus (ay. 2) yaitu untuk menyenangkan dan meninggikan Yesus saja agar kita tidak menjadi lemah dan putus asa (ay. 3).
Memang dalam perlombaan tersebut ada saatnya kita menghadapi masa-masa yang sukar, namun setiap kita harus percaya bahwa “FAILURE ISN’T FINAL”. Masalah dan kegagalan bukanlah akhir. Karena dibalik semuanya, Tuhan menyediakan buah kebenaran (ay. 11).
Persolalannya, banyak orang percaya tidak kuat dalam perlombaan imannya, karena adanya mitos-mitos (pandangan-pandangan keliru) dalam masyarakat :
Pandangan keliru :1.
Kekuatan hanya milik orang-orang tertentu dengan jabatan-jabatan tertentu dalam pelayanan.
Jawaban Firman : Filipi 4:13.
2.
Kekuatan hanya milik orang-orang dengan karakter tertentu.
Jawaban Firman : Roma 8:37-39.
3.
Kekuatan tidak dapat diraih jika pencobaan kita besar.
Jawaban Firman : 1 Korintus 10:13.
4.
Kekuatan adalah sesuatu yang sulit dan cenderung mustahil diraih.
Jawaban Firman : 1 Korintus 1:26-29.
MENGAPA KITA PERLU KUAT?1. Karena keadaan yang terjadi tidak selamanya seperti yang kita harapkan.
2. Karena hidup ini adalah perjuangan (kita belum berada di surga).
3. Karena kita memiliki musuh (musuh kita bukanlah manusia, tetapi iblis).
4. Karena kekuatan mutlak diperlukan untuk menjadi pelaku Firman (karena cinta Tuhan, tidak cukup. Cinta tanpa kekuatan hanyalah tinggal khayalan belaka).
PENUTUP
Biarlah setiap jemaat sekalian hidup kuat dan taat sehingga selalu melihat berkat dan mujizat.
Pdt. Gilbert Lumoindong, S.Th
Ayat Pokok:Ibrani 12:1-12
PENDAHULUAN
Hidup Kristen adalah sebuah perlombaan, setiap kita diwajibkan untuk menghadapinya (ay. 1). Karena itu, pandangan kita jangan tertuju kepada “mulut orang” atau juga jangan hanya tertuju kepada “berkat”, karena jika pandangan kita tertuju kepada hal-hal tersebut di atas, kita cenderung menjadi orang yang cepat kecewa dan menghalalkan segala sesuatu. Tuhan mau agar pandangan kita hanya tertuju kepada Yesus (ay. 2) yaitu untuk menyenangkan dan meninggikan Yesus saja agar kita tidak menjadi lemah dan putus asa (ay. 3).
Memang dalam perlombaan tersebut ada saatnya kita menghadapi masa-masa yang sukar, namun setiap kita harus percaya bahwa “FAILURE ISN’T FINAL”. Masalah dan kegagalan bukanlah akhir. Karena dibalik semuanya, Tuhan menyediakan buah kebenaran (ay. 11).
Persolalannya, banyak orang percaya tidak kuat dalam perlombaan imannya, karena adanya mitos-mitos (pandangan-pandangan keliru) dalam masyarakat :
Pandangan keliru :1.
Kekuatan hanya milik orang-orang tertentu dengan jabatan-jabatan tertentu dalam pelayanan.
Jawaban Firman : Filipi 4:13.
2.
Kekuatan hanya milik orang-orang dengan karakter tertentu.
Jawaban Firman : Roma 8:37-39.
3.
Kekuatan tidak dapat diraih jika pencobaan kita besar.
Jawaban Firman : 1 Korintus 10:13.
4.
Kekuatan adalah sesuatu yang sulit dan cenderung mustahil diraih.
Jawaban Firman : 1 Korintus 1:26-29.
MENGAPA KITA PERLU KUAT?1. Karena keadaan yang terjadi tidak selamanya seperti yang kita harapkan.
2. Karena hidup ini adalah perjuangan (kita belum berada di surga).
3. Karena kita memiliki musuh (musuh kita bukanlah manusia, tetapi iblis).
4. Karena kekuatan mutlak diperlukan untuk menjadi pelaku Firman (karena cinta Tuhan, tidak cukup. Cinta tanpa kekuatan hanyalah tinggal khayalan belaka).
PENUTUP
Biarlah setiap jemaat sekalian hidup kuat dan taat sehingga selalu melihat berkat dan mujizat.
Langganan:
Postingan (Atom)


